#10DaysKF
Days 3. Sebutkan 5 hal yang ingin dicapai di tahun ini!
Sebenarnya saya bukan tipe orang yang suka membuat target, tapi harapan tiap tahunnya pasti ada. Diantaranya,
Pertama dan utama yang ingin saya wujudkan hingga detik ini adalah mendapat pekerjaan tetap. Bagi sebagian orang mungkin tidak terlalu krusial, tapi bagi saya pekerjaan tetap adalah hal penting untuk mengisi waktu muda. Bukan hanya karena tuntutan sosial ekonomi penyebabnya, melainkan kepuasan batin sebagai sarana mengeksplorasi potensi diri.
Seperti kata Abraham Maslow, salah satu pelopor madzab ketiga psikologi, bahwa puncak hierarki kebutuhan manusia adalah mengaktualisasikan diri.
Kedua, mungkin mencari jodoh. Kenapa masih saya katakan mungkin? Karena hal ini belum bisa dikatakan mendesak meskipun merupakan masalah serius.
Pasalnya, saya belum memiliki ketertarikan untuk menjalin hubungan dengan siapapun melebihi hubungan pertemanan. Tapi, nyaris semua saudara dan teman sebaya di sekitar saya, sudah memiliki pandangan pernikahan dalam kurun waktu maksimal satu tahun ke depan. Saya tidak mau ketika teman sebaya terakhir menikah, sementara saya masih totally free and single. Bisa-bisa nangis darah saat penghulu mengatakan sah. π
Ketiga sampai kelima adalah seonggok resolusi yang tiap tahun diperbarui izinnya. Yaitu; Mengoleksi lebih banyak buku, membaca lebih banyak buku, dan menulis secara istiqomah.
Seperti kata teman saya di sosmed beberapa waktu lalu, istiqomah memanglah sulit, yang gampang adalah istirahat. π
Semoga harapan-harapan kecil saya terkabulkan ya, Kawan-kawan. π
Warmly Regards,
Dattie Maimunah
Jumat, 20 Januari 2017
Rabu, 18 Januari 2017
#10DaysKF Day 2
#10DaysKF
Day 2. Sebutkan 3 hal yang kemungkinan besar akan membuatmu histeris!
Hmmm, sebagai tipe orang yang mudah panik, sebenarnya banyak hal yang bisa membuatku histeris. Tapi, ketika membaca tema di atas ada 3 hal yang langsung terlintas di kepalaku.
1. Film Horor
Naudzubillah... Aku tidak tau kenapa film horor itu nyeremin *plak *abaikan.
Meskipun pernah mendapat tugas analisis film yang mengharuskan menonton dengan saksama dan sungguh-sungguh lima film horor Indonesia, tetap saja film horor masih menjadi momok terbesar.
Boro-boro nonton filmnya, lihat trailernya saja sudah membuatku merinding disko dan takut ke kamar mandi sendiri. Huftt.
Say no to film horor.
2. Roller Coaster
Aku belum dan tidak akan pernah naik salah satu wahana ekstrim di taman bermain itu. Selain karena takut ketinggian, kecepatannya yang tidak kira-kira membuat lutut lemas. Bahkan hanya dengan mendengar suaranya dari bawah.
Kuputuskan, tidak naik roller coaster seumur hidupku untuk menyelamatkan kesehatan fisik dan jiwaku.
3. Bertemu artis Korea
HaHaHa... Rasanya sudah akan gila hanya dengan membayangkannya. Si ganteng maksimal Choi Siwon, si SWAG Suga BTS, si fake magnae yang nggak tua-tua Xiumin EXO, atau si oenjoe baby Jisung NCT Dream?
Uwoohhh, entah nangis guling-guling atau apa aku tidak tahu saking histerisnya kalau bisa ketemu salah satu dari bintang hallyu Korea itu. Kalau ada kata yang lebih dari histeris, mungkin itu bisa dipakai untuk menggambarkan perasaanku jika bertemu K-Pop Idol. π
Sekian tulisan abal yang keseluruhannya adalah curcol--curhat colongan, sebagai syarat keikutsertaan dalam 10 days writing challenge Kampus Fiksi hari kedua.
Warmly Regard,
Dattie Maimunah
Selasa, 17 Januari 2017
#10DaysKF Day 1
#10DaysKF
Day 1. Jelaskan bagaimana tipe kekasih yang kamu dambakan?
Menjawab persoalan yang Momon berikan di atas, agaknya sedikit sulit. Bagaimana tidak? Sebagai penganut free and single sejati alias jomblo, saya sama sekali tidak memiliki tipe kekasih idaman. Semua yang berjenis kelamin laki-laki adalah tipe saya. Termasuk anak tetangga yang masih bayi.
Tapi, bolehlah membeberkan angan-angan tentang lelaki yang saya harapkan dan ucapkan dalam setiap doa sebagai pasangan kelak. Tidak perlu seganteng Lee Minho atau setajir Choi Siwon, yang penting adalah:
Pertama, seiman (yang ini wajib a.k.a fardlu ain). Kedua, bisa menjadi teman diskusi yang long lasting dan berwawasan luas (supaya saya terpacu untuk belajar lebih). Ketiga, menyayangi keluarga. Keempat dan terakhir, pekerja keras dan mandiri.
Sekian writing challenge Day1 dari saya ^,^
Day 1. Jelaskan bagaimana tipe kekasih yang kamu dambakan?
Menjawab persoalan yang Momon berikan di atas, agaknya sedikit sulit. Bagaimana tidak? Sebagai penganut free and single sejati alias jomblo, saya sama sekali tidak memiliki tipe kekasih idaman. Semua yang berjenis kelamin laki-laki adalah tipe saya. Termasuk anak tetangga yang masih bayi.
Tapi, bolehlah membeberkan angan-angan tentang lelaki yang saya harapkan dan ucapkan dalam setiap doa sebagai pasangan kelak. Tidak perlu seganteng Lee Minho atau setajir Choi Siwon, yang penting adalah:
Pertama, seiman (yang ini wajib a.k.a fardlu ain). Kedua, bisa menjadi teman diskusi yang long lasting dan berwawasan luas (supaya saya terpacu untuk belajar lebih). Ketiga, menyayangi keluarga. Keempat dan terakhir, pekerja keras dan mandiri.
Sekian writing challenge Day1 dari saya ^,^
Jumat, 23 Desember 2016
[CERPEN] Library With Love
Library with Love
Oleh: Miss Dhe
Keheningan ruangan penuh dengan buku itu memang menyebalkan. Tapi, jika ada obyek yang begitu sayang untuk dilewatkan, Kian rela berlama-lama di sana.
Gadis yang selalu menguncir kuda rambutnya itu, kerapkali berada di spot yang sama. Rak fiksi yang begitu strategis dari tempatnya duduk, sambil berpura-pura membaca koran olahraga.
Jumat, 27 November 2015
[Cerpen] Isyarat Brownies Cokelat
Isyarat Brownies Cokelat
Oleh: Miss
Dhe
(Menjadi Juara 2 pada Event Menulis Cerpen yang diselenggarakan Penerbit Hanami tema Trilogi Jatuh Cinta)
Air sisa hujan sore tadi masih
membasahi bangku yang Varian duduki, tapi laki-laki itu tidak peduli. Dia hanya
membutuhkan tempat berlari. Melihat kebersamaan Ghia dengan laki-laki selain
dirinya selalu membuat dadanya ngilu, terlebih laki-laki itu adalah Gilang.
Orang yang pernah mengisi hati Ghia beberapa tahun lamanya. Cemburu. Sepertinya
kata yang paling tepat untuk menggambarkan perasaan Varian.
“Kamu kabur?” cetus Dhea dengan
nada mengejek, yang dibalas dengan decakan kesal dari Varian.
Senin, 23 November 2015
[Review] Sedikit Coretan Tentang “Hanif”
Sedikit Coretan Tentang “Hanif”
Hanif
(Dzikir dan Pikir). Saya tidak akan meresensi atau yang lainnya, saya hanya
ingin mengungkapkan uneg-uneg yang
berloncatan di kepala setelah membaca novel tersebut. Ketika membaca Hanif,
yang merupakan buah karya Kak Reza Nufa tersebut membuat saya menganggukkan
kepala, tersenyum setuju, tertawa geli, mengernyitkan dahi, dan atau menangis
haru.
Sabtu, 07 November 2015
[Fiksimini] Hujan Seklasik Kenangan
#FiskiLaguku
Hujan Seklasik Kenangan
Derai
hujan hanya numpang lewat di depan jendela. Aku menerawang langit dari balik
jendela kamarku sembari menikmati alunan merdu moonlight sonata yang sayup-sayup terdengar. Sumbernya adalah
laptopku yang kubiarkan menyala. Layar dekstopnya yang sengaja kuatur dengan
foto beberapa tahun silam, membuatku alih-alih fokus mengerjakan tugas kuliah. Bayang-bayang
masa lalu tiba-tiba menggerayangi ingatanku.
Huft,
entah mengapa masa lalu selalu klop dengan hujan.
Nada-nada
rendah yang terdengar di telingaku membuat dadaku serasa diremas. Ahh, mengapa
harus berakhir? Kala itu, tidak ada masalah berarti. Hanya kekerasan ego
masing-masing yang menjadi penyebab. Kalau saja tidak terjadi kesalahpahaman. Kalau
saja masing-masing dari kami bisa berpikir dengan dewasa. Dan masih banyak ‘kalau
saja’ yang lain.
Kuhembuskan napasku dengan
kasar. Sudah berapa kali aku mengingatkan diri untuk tidak lagi terlarut dalam
kenangan? Dia bukan lagi bagian dari nada yang menjadi harmoni hidupku. Nada indah
itu sudah berlalu seperti hujan yang baru saja berhenti. Menyisakan hawa dingin
yang tetap kurindukan.(Tantangan dari Admin @KampusFiksi yang katanya cuma buat asik-asikan)
Langganan:
Postingan (Atom)

